
BUKITTINGGI — Upaya menumbuhkan minat baca dan kecintaan terhadap literasi sejak usia dini terus digelorakan oleh UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Melalui program inovatif Perpustakaan Bung Hatta Keliling (Tahta Keliling), perpustakaan menyapa para siswa-siswi di SD Negeri 12 Puhun Pintu Kabun, Bukittinggi, pada Selasa, 19 Mei 2026.
Kehadiran mobil layanan keliling yang membawa ratusan koleksi buku bacaan anak dan umum ini disambut dengan antusiasme yang luar biasa oleh para pelajar dan pihak sekolah. Sejak pagi, para siswa tampak berbondong-bondong memilih buku cerita, pengetahuan umum, hingga biografi pahlawan untuk dibaca bersama di lingkungan sekolah.
Kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Leksi Hedrifa, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa program Tahta Keliling merupakan wujud nyata komitmen lembaga untuk menjemput bola dan mendekatkan akses bahan bacaan kepada anak-anak hingga ke satuan pendidikan dasar.
"Kegiatan 'Tahta Keliling' ini adalah ikhtiar kita bersama untuk merawat tunas-tunas bangsa melalui buku. Kami ingin memastikan bahwa akses terhadap bahan bacaan yang bermutu tidak hanya dinikmati oleh mereka yang datang ke gedung perpustakaan, tetapi juga bisa dirasakan langsung oleh anak-anak kita di sekolah-sekolah," ujar Leksi Hedrifa.
Beliau juga menambahkan bahwa kebiasaan membaca harus dibangun sejak usia dini agar kelak lahir generasi muda yang kritis, berwawasan luas, serta memiliki semangat juang dan keteladanan seperti Bung Hatta.
Pihak SDN 12 Puhun Pintu Kabun menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam atas kunjungan serta program edukatif yang dihadirkan oleh Perpustakaan Proklamator Bung Hatta. Melalui kegiatan interaktif ini, para siswa tidak hanya diajak untuk gemar membaca, tetapi juga dikenalkan pada nilai-nilai sejarah dan semangat kepahlawanan sejak bangku sekolah dasar.
Dengan terselenggaranya kegiatan Tahta Keliling ini, diharapkan sinergi antara perpustakaan dan institusi pendidikan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan, demi mewujudkan masyarakat Bukittinggi yang cerdas dan literat.
Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar