LUBUK BASUNG,  — Pemerintah Kabupaten Agam menjajaki peluang kerja sama strategis dengan sektor perbankan syariah guna mengoptimalkan tata kelola keuangan daerah dan memperluas akses layanan finansial bagi aparatur sipil negara serta masyarakat.

Langkah penjajakan tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Lubuk Basung dan Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal di Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (30/7/2026).

Pimpinan BSI KCP Lubuk Basung Firman Setiawan memaparkan sejumlah tawaran program layanan keuangan, antara lain optimalisasi pengelolaan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) melalui skema deposito syariah, pengelolaan dana kapitasi BPJS Kesehatan, layanan pembayaran gaji (payroll) bagi guru penerima tunjangan profesi, hingga program tabungan haji bagi ASN dan warga setempat.

Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal menyambut baik inisiatif tersebut. Menurut dia, opsi yang ditawarkan perbankan syariah menjadi alternatif menarik untuk melengkapi kemitraan yang selama ini telah terjalin dengan berbagai lembaga keuangan.

    "Program-program yang ditawarkan akan kami pelajari lebih lanjut dan dikoordinasikan dengan Bupati Agam guna melihat peluang kerja sama yang konkret. Prinsipnya, tata kelola keuangan harus memberikan kemanfaatan optimal bagi daerah," ujar Iqbal.

Iqbal menambahkan, penjaian kerja sama ini diarahkan untuk mendukung efisiensi pengelolaan kas daerah sekaligus mempermudah akses transaksi berbasis syariah bagi ASN dan masyarakat umum di Kabupaten Agam.

Sementara itu, pihak BSI berharap kemitraan dengan Pemkab Agam dapat segera terwujud demi mendorong literasi serta inklusi keuangan syariah di kawasan Sumatera Barat, khususnya di wilayah Kabupaten Agam.