PADANG, — Sumatera Barat kembali menorehkan prestasi dalam pelaksanaan program strategis nasional. Provinsi ini berhasil menempati posisi empat besar nasional dalam pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta mencatatkan diri sebagai daerah dengan penyelesaian Rapat Anggota Tahunan (RAT) nomor dua tercepat se-Indonesia.
Capaian ini menjadi bukti kuatnya kolaborasi antara pemerintah daerah, tim pendamping lapangan, dan pengurus koperasi di tingkat desa maupun kelurahan.
Apresiasi atas prestasi tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah saat melepas tim Project Management Officer (PMO) dan Business Assistant (BA) KDMP Sumbar di Aula Kantor Gubernur, Padang, Sabtu (6/6/2026).
Berdasarkan rilis resmi yang diunggah pada laman Facebook resmi Humas Sumbar, Gubernur Mahyeldi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh elemen yang terlibat dalam percepatan penguatan ekonomi berbasis kemasyarakatan tersebut.
”Alhamdulillah, Sumatera Barat menjadi provinsi terbaik keempat di Indonesia dalam pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan penyelesaian RAT tercepat nomor dua se-Indonesia. Terima kasih kepada PMO, Business Assistant, Dinas Koperasi kabupaten/kota, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras,” ujar Mahyeldi.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak boleh berhenti pada penyelesaian administrasi dan legalitas badan hukum semata, melainkan harus dilanjutkan dengan pendampingan berkelanjutan agar koperasi tumbuh profesional dan produktif.
Lebih lanjut dirilis oleh Humas Sumbar, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Endrizal memaparkan bahwa posisi Sumbar berada di peringkat empat nasional setelah Jawa Timur, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah.
Untuk mendukung keberlanjutan program tersebut, sebanyak 40 PMO dan 125 Business Assistant telah ditugaskan mendampingi pengembangan KDMP di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Hasil pendampingan mencatat terdapat 888 lokasi gerai KDMP yang telah terverifikasi, dengan 63 gerai telah selesai dibangun dan 211 gerai lainnya dalam tahap penyelesaian.
Dalam penyampaiannya sebagaimana dikutip dari informasi resmi Humas Sumbar, setidaknya ada 274 gerai yang dipastikan siap beroperasi dalam waktu dekat untuk melayani kebutuhan masyarakat nagari dan desa.
Pada momentum tersebut, Gubernur Mahyeldi juga menyerahkan penghargaan khusus kepada PMO dan Business Assistant berprestasi tingkat provinsi hingga kabupaten/kota sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mengawal penguatan ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat.

Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar