
LUBUK BASUNG — Bupati Agam Benni Warlis bersama Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal mengikuti penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI.
Agenda kenegaraan tersebut diikuti secara khidmat melalui Sidang Paripurna DPRD Agam yang dibuka langsung oleh Ketua DPRD Agam Ilham di aula DPRD Agam, Jumat (14/8/2026). Sidang paripurna ini turut dihadiri oleh unsur pimpinan dan anggota DPRD, jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Mhd Lutfi, serta para pejabat di lingkungan Pemkab Agam.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto memaparkan berbagai capaian strategis pemerintah selama 21 bulan masa kepemimpinannya. Kepala Negara menyebutkan bahwa pemerintah telah mengeksekusi 121 kebijakan transformatif dalam kurun waktu 663 hari, atau rata-rata satu kebijakan transformatif setiap lima hari, demi menuntaskan persoalan bangsa yang telah mengakar selama puluhan tahun.
Salah satu sorotan utama dalam pidato tersebut adalah keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan—yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit—dalam kurun waktu satu tahun, melampaui target awal yang dipatok empat hingga lima tahun. Untuk mendukung sektor ini, pemerintah bahkan memangkas 145 aturan penyaluran pupuk dan memangkas harga pupuk sebesar 20 persen, yang berdampak pada lonjakan keuntungan PT Pupuk Indonesia hingga 252,8 persen.
Di sektor energi, Indonesia secara resmi mencatatkan sejarah baru dengan mewujudkan swasembada solar melalui produksi diesel berbasis campuran biodiesel B50. Sejak 1 Juli 2026, Indonesia menghentikan impor solar sepenuhnya dan sukses menghemat devisa negara hingga Rp170 triliun atau setara USD9,5 miliar.
Meski mencatatkan banyak pencapaian gemilang, Presiden menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut harus menjadi pemacu untuk bekerja lebih giat demi memastikan kemerdekaan benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat. Presiden juga memaparkan progres sejumlah program pro-rakyat lainnya, seperti pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih, operasional 10.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, rehabilitasi 71.744 sekolah pada tahun 2026, serta program Cek Kesehatan Gratis yang telah menjangkau 108 juta jiwa.
Kendati demikian, Presiden mengingatkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah besar yang harus diselesaikan bersama, mulai dari pengentasan kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, penciptaan lapangan kerja, pemberantasan korupsi, hingga penertiban tambang ilegal dan praktik penyelundupan.
“Kita tidak bekerja dan membangun untuk satu masa jabatan. Kita membangun untuk satu zaman. Kita membangun untuk satu abad Indonesia,” tegas Presiden Prabowo.
Menanggapi arah kebijakan nasional tersebut, Bupati Agam Benni Warlis menyatakan komitmen penuh jajaran Pemerintah Kabupaten Agam. Pihaknya siap menyelaraskan program pembangunan daerah agar sejalan dengan visi besar pemerintah pusat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor bersama DPRD, Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan kesejahteraan yang merata di Kabupaten Agam.
Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar