AGAM — Suasana berbeda mewarnai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Agam. Pemerintah Kabupaten Agam menggelar Festival Pangek Paku di Tenis Indoor pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Festival tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Agam, Mhd Lutfi. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan memasak, tetapi juga menjadi upaya nyata untuk menghidupkan kembali kekayaan kuliner tradisional Minangkabau yang kini mulai jarang ditemui.

Dalam sambutannya, Mhd Lutfi menyampaikan bahwa Festival Pangek Paku merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus momentum penting dalam melestarikan warisan kuliner tradisional.

    “Selain menghidupkan kembali budaya makanan tradisional, kita juga berharap muncul kreativitas, inovasi dan kreasi dalam mengolah pangek paku dari berbagai resep dan tangan-tangan terampil, sehingga menghasilkan cita rasa yang beragam,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa kuliner tradisional bukan sekadar urusan makanan semata, melainkan bagian dari identitas serta warisan budaya yang harus terus diperkenalkan kepada generasi penerus.

Ia berharap pelaksanaan festival ini tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial belaka, melainkan mampu mendorong masyarakat untuk terus mengenal, mengolah, dan mengembangkan makanan tradisional Minangkabau dengan tetap menjaga keaslian cita rasa khasnya.