PAYAKUMBUH — Perpustakaan Umum Daerah Kota Payakumbuh kembali
menunjukkan komitmennya sebagai ruang publik yang ramah, inklusif, dan
terbuka bagi para pelaku literasi serta seni budaya. Kepala Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan Kota Payakumbuh, Erwan, menyambut hangat
kunjungan dari Komunitas Tanah Rawa yang diwakili oleh Oldi Putra, Okta
Piliang, Yeni Purnama Sari, dan Feni Efendi.
Dalam sambutannya,
Kadis Erwan menegaskan keterbukaannya terhadap berbagai kegiatan
komunitas yang ingin beraktivitas dan berkarya di perpustakaan. Guna
mendukung hal tersebut, perpustakaan kini telah menyediakan fasilitas
khusus berupa Ruang Komunitas yang terletak di lantai 3. Ruangan ini
dirancang agar dapat dimanfaatkan oleh pelbagai komunitas lokal untuk
menggelar diskusi, pelatihan, maupun proses kreatif.
Pertemuan
berlangsung santai dan penuh keakraban di area WarJur (Warung Jujur),
salah satu inovasi pelayanan perpustakaan yang mengusung konsep
kemandirian. Di WarJur, para tamu dan pengunjung dapat meracik kopi
sendiri serta mengambil makanan ringan pilihan mereka, lalu membayar
secara mandiri pada kotak pembayaran sesuai harga yang tertera. Konsep
layanan unik ini dihadirkan guna menciptakan suasana santai dan membuat
setiap pengunjung merasa nyaman layaknya di rumah sendiri.
Sambil
menikmati kopi dan kudapan, diskusi hangat pun mengalir membahas
berbagai isu strategis literasi dan kebudayaan. Beberapa poin utama yang
dibahas dalam pertemuan tersebut meliputi:
- Diskusi Sastra & Perkembangan Penulisan: Pembahasan mendalam mengenai dinamika karya sastra lokal serta ruang apresiasi bagi para penulis daerah.
- Pengkajian Naskah Kuno: Pentingnya penyelamatan, pemeliharaan, dan pendokumentasian naskah-naskah kuno sebagai aset sejarah dan budaya Payakumbuh.
- Kolaborasi Event Budaya dan Literasi: Rencana penggarapan berbagai agenda kegiatan, pameran, dan event literasi bersama guna memperkuat ekosistem kebudayaan di Kota Payakumbuh.
Sinergi antara pengelola perpustakaan dan Komunitas Tanah Rawa ini diharapkan mampu memantik semangat komunitas-komunitas lain di Payakumbuh untuk aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan sebagai pusat kreativitas dan literasi masyarakat.

Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar