LUBUK BASUNG,  — Pemerintah Kabupaten Agam secara resmi memulai langkah strategis dalam merumuskan arah pembangunan jangka menengah dengan menggelar Kick Off Penyusunan Rencana Aksi Daerah Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (RAD TPB/SDGs) Kabupaten Agam Tahun 2026–2029.

Mengusung tema utama “Mengarusutamakan GEDSI dalam Pembangunan Berkelanjutan”, kegiatan penting ini dibuka secara langsung oleh Bupati Agam yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Mhd. Lutfi, AR, bertempat di Aula Bappeda, Lubuk Basung, Kamis (27/8/2026).

Dalam arahannya, Sekda Mhd. Lutfi menegaskan bahwa paradigma pembangunan berkelanjutan saat ini tidak boleh sekadar berorientasi pada pencapaian angka pertumbuhan ekonomi semata. Lebih dari itu, kebijakan daerah wajib memastikan terciptanya sistem pembangunan yang inklusif, berkeadilan sosial, dan merata dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

"Pembangunan harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan gender, usia, kondisi sosial, maupun kelompok masyarakat. Karena itu, prinsip GEDSI perlu diarusutamakan dalam setiap tahapan pembangunan," ujar Mhd. Lutfi di hadapan para peserta rapat.

Ia memaparkan bahwa momentum penyusunan dokumen RAD TPB/SDGs periode 2026–2029 ini sangat krusial untuk mempererat simpul kolaborasi dan sinergi lintas sektor. Mulai dari jajaran pemerintah daerah, unsur masyarakat, dunia usaha, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan dan pemangku kepentingan terkait, harus dilibatkan secara aktif.

Melalui kolaborasi pentahelix tersebut, target-target global pembangunan berkelanjutan diharapkan mampu diterjemahkan secara taktis ke dalam program kerja daerah yang konkret, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat di Kabupaten Agam.

Sekda berharap rangkaian penyusunan dokumen perencanaan ini dapat berjalan optimal sehingga menghasilkan cetak biru (blueprint) yang komprehensif, aplikatif, serta menjadi panduan utama bagi seluruh perangkat daerah dalam mengeksekusi program pembangunan selama empat tahun ke depan.

"Dengan sinergi dan komitmen bersama, kita berharap pembangunan di Kabupaten Agam semakin inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh," pungkasnya.