AGAM, — Semangat dan keceriaan anak-anak mewarnai rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tingkat Kabupaten Agam Tahun 2026. Pemerintah Kabupaten Agam melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk KB PP dan PA) secara resmi menggelar ajang Forum Anak Agam Competition 2026.
Ajang yang menjadi wadah penyaluran aspirasi dan pengembangan potensi generasi muda ini dibuka secara resmi oleh Bupati Agam yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Dr. Muhammad Lutfi, A.R., S.H., M.Si., di Agam, Senin (10/8/2026).
Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema nasional yang sarat makna, yakni “Dengan Pergerakan dan Pemberdayaan Masyarakat, Hentikan Kekerasan terhadap Anak, Perkawinan Anak dan Anak Berhadapan dengan Hukum, Wujudkan Impian Anak Indonesia.”
Plt. Kepala Dinas Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam, Dandi Pribadi, dalam laporan penyelenggaraannya menegaskan bahwa perhelatan ini dirancang bukan sekadar acara seremonial belaka. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak sekaligus merajut proteksi terbaik dari berbagai ancaman sosial.
"Peringatan Hari Anak Nasional tahun ini kita kemas melalui kolaborasi edukasi dan apresiasi terhadap bakat anak. Ada tiga agenda besar yang dilaksanakan, yaitu penyampaian Suara Anak Indonesia Kabupaten Agam kepada Bupati, talk show perlindungan anak, serta grand final lomba Forum Anak Agam Competition," ungkap Dandi.
Dandi menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki tujuan multi-dimensi. Selain mengasah minat dan bakat secara sportif, ajang ini juga dimaksudkan untuk merangkul sinergi lintas sektor—mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, institusi keluarga, tenaga pendidik, hingga kalangan remaja—agar lebih peduli terhadap isu-isu perlindungan anak.
Melalui forum ini pula, suara dan aspirasi anak-anak Agam disuarakan secara langsung agar menjadi bahan pertimbangan dalam kebijakan daerah. "Kita ingin anak-anak memiliki ruang yang cukup untuk berpartisipasi, menyampaikan gagasan, menunjukkan bakat, serta turut berkontribusi dalam pembangunan daerah," tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi dengan keterlibatan sedikitnya 200 orang peserta. Mereka terdiri atas perwakilan pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat, serta jajaran pengurus Forum Anak Kabupaten Agam yang bahu-membahu menyukseskan rangkaian acara hingga tuntas.

Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar