AGAM,  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam menyalurkan santunan dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada 10 warga yang menjadi korban bencana alam sambaran petir dan tanah longsor. Penyerahan bantuan berlangsung di Mess Pemkab Agam, Belakang Balok, Bukittinggi, Sumatra Barat, Rabu (9/9/2026).

Santunan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Agam Benni Warlis kepada dua ahli waris korban meninggal dunia dengan nominal masing-masing Rp15 juta, serta kepada delapan korban luka berat masing-masing sebesar Rp5 juta. Dana santunan tersebut disalurkan dalam bentuk tunai melalui Bank Mandiri.

Penerima bantuan terdiri atas tiga warga terdampak sambaran petir di Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang—dengan rincian satu korban meninggal dunia dan dua luka berat. Sementara tujuh penerima lainnya merupakan korban tanah longsor di Nagari Sungai Landia, Kecamatan IV Koto, yang terdiri dari satu korban meninggal dunia dan enam luka berat.

Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan, santunan tersebut merupakan hasil usulan Pemkab Agam ke Kemensos sebagai bentuk kepedulian dan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat terdampak bencana.

“Bantuan ini memang tidak seberapa dibandingkan dengan kerugian yang dialami. Namun, ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada korban dan keluarga yang terdampak,” ujar Benni.

Atas nama pemerintah daerah, Benni turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para keluarga korban. Ia berharap bantuan tunai tersebut dapat membantu meringankan beban pemenuhan kebutuhan keluarga pascabencana.