AGAM, — Tim Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana melakukan pemantauan dan evaluasi (monitoring and evaluation) terhadap proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Selasa (15/9/2026).
Tim yang dipimpin Wakil Kepala Posko Nasional Marsma TNI Ridha Hermawan diterima oleh Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal bersama jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Rumah Dinas Wakil Bupati Agam.
Marsma TNI Ridha Hermawan menyampaikan, pemantauan dilakukan guna memastikan pelaksanaan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan sesuai dengan rencana serta mengidentifikasi hambatan di lapangan.
“Monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk melihat progres pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana, sekaligus memastikan indikator yang ditetapkan dapat berjalan dengan baik,” ujar Ridha.
Ridha menjelaskan, evaluasi berpedoman pada 13 indikator utama pemulihan, antara lain sektor pemerintahan, kesehatan, pendidikan, akses jalan fungsional, pemulihan ekonomi, sarana sosial dan rumah ibadah, kebutuhan dasar, normalisasi sungai, persawahan, perikanan, hingga penanganan korban dan pembersihan material bencana.
Hasil evaluasi tersebut akan dilaporkan kepada Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Alam sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan tahap berikutnya.
Daerah Terdampak Parah
Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal memaparkan, Kabupaten Agam merupakan salah satu wilayah yang mengalami dampak terparah akibat bencana hidrometeorologi di Sumatra Barat, dengan jumlah korban jiwa tertinggi di tingkat provinsi.
Kerusakan mencakup sektor permukiman, fasilitas umum, sarana jalan dan jembatan, hingga kawasan pertanian dan perikanan.
“Penanganan pascabencana membutuhkan kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terus diperkuat,” kata Iqbal.
Iqbal mengapresiasi kunjungan pemantauan tersebut dan berharap arahan serta rincian evaluasi dari Satgas Posko Nasional dapat mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak di Kabupaten Agam.

Komentar
Tidak ada komentar:
Posting Komentar